JL. KH. MAULANA HASANUDIN 2 - CIPONDOH MAKMUR (SEBERANG GERBANG MASUK SIMPRUG DIPORIS) - TELP/SMS: 087888680001/08568806988 - PIN BB: 220dc9d8"

Kamis, 23 Agustus 2012

7 Hal yang Menyebabkan Rambut Cepat Rusak

img


Jakarta - Jika Anda bermasalah dengan rambut, entah bercabang, ketombe, atau rontok, pasti disebabkan oleh suatu hal. Mungkin Anda heran apa yang menyebabkan rambut menjadi rusak padahal sudah melakukan perawatan rambut. Untuk itu, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebabnya agar bisa mengambil solusi yang tepat.

"Rambut mempunyai tiga bagian, yaitu serat, kulit luar, serta kulit ari atau kulit paling luar untuk melindungi rambut Anda. Setiap bulan, rambut tumbuh seperempat inci dan terus berkembang sampai enam tahun. Kemudian mengalami siklus alami rambut sehingga menyebabkan rambut rontok dan tumbuh menjadi rambut baru," tutur Paradi Mirmirani, M.D., selaku staf dermatologis di Permanente Medical Group di Vallejo, California.

Kesehatan 'mahkota' Anda juga tergantung bagaimana melakukan perawatan, termasuk styling atau cara penataan. "Jika kultikula rambut Anda rusak akibat overstyling, lalu bagian dalam yang terkena bisa menyebabkan kekeringan, tidak berkilau, serta kaku," urai Mirmirani, yang dikutip dari WebMD.

Untuk itu, ada baiknya menyimak tujuh penyebab kerusakan rambut supaya bisa menghindari hal-hal yang bisa merusak mahkota Anda itu.

1. Bleaching
"Bleaching mengandung bahan kimia yang bisa menghilangkan pigmen alami rambut Anda. Selain itu, memakai obat bleaching dapat mengubah struktur rambut dan lebih rentan terhadap kerusakan," ujar Mirmirani. Pemutihan rambut atau bleaching bisa menyebabkan rambut kusam dan berakhir pada kerusakan yang berkelanjutan. Makanya, pertimbangkan kembali ketika ingin mewarnai rambut dengan menggunakan bleaching.

2. Mengeriting Rambut
Mirmirani menjelaskan bahwa keriting rambut merupakan salah satu pemicu rambut rusak. Mengeriting dapat membuat rambut menjadi kusam, rapuh, serta kering. Oleh sebab itu, hindari pengeritingan agar kesehatan 'mahkota' Anda tetap terjaga.

3. Highlights dan Pewarnaan
Banyak wanita yang ingin tampil modis dengan rambut highlight mereka. Walaupun highlight hanya pewarnaan sementara, tapi mempunyai risiko yang bisa mengubah struktur rambut. Pewarnaan seperti ini dapat mengakibatkan penampilan Anda menjadi lesu serta tidak terurus, apalagi jika Anda sering mewarnai rambut untuk menyembunyikan rambut yang rusak atau uban.

4. Catok dan Blow
"Panas bisa menyebabkan kerusakan sementara karena hidrogen yang melindungi rambut mengalami perubahan," ungkap Mirmirani. Namun seiring berjalannya waktu, kerusakan sementara akan menjadi permanen jika Anda selalu mem-blow atau mencatok rambut sebelum beraktivitas.

5. Sering Mengikat dan Mengepang Rambut
Mirmirani mengatakan kalau Anda sering mengikat serta mengepangnya dapat merusak ketahanan rambut, terutama bila Anda menerapkannya setiap hari. Belum lagi jika Anda mengikat atau mengepang rambut dalam keadaan basah, hal itu bisa menyebabkan kerusakan dengan cepat karena rambut basah lebih mudah rapuh.

6. Menggosoknya Secara Berlebihan
Jangan menggosoknya secara berlebihan kalau Anda tidak mau rambut menjadi patah dan rontok. Selain itu, mencuci rambut dengan teknik yang keras dan kasar dapat membuat rambut kusut dan tidak beraturan.

7. Extension
Banyak wanita yang melakukan extension atau menyambung rambut mereka agar menjadi panjang. Hampir sama dengan mengikat dan mengepang, rambut yang diekstensi akan mudah rapuh. Bahkan, rambut bisa mengalami permasalahan serius jika menggunakan metode extension dalam waktu yang lama.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi rambut rusak, Mirmirani menyarankan agar Anda memotong ujung rambut yang bercabang dan mulai mengurangi styling hingga rambut kembali normal.

"Pertimbangkan kembali produk yang ingin digunakan sebelum styling, lebih baik panaskan produk tersebut bukan rambut Anda," ujar Larry Baron, pendiri dan head stylist Spa Christine di Boston. Baron juga mengatakan kalau Anda harus segera memotong rambut yang rusak supaya tumbuh dengan sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar